
Sosok inspirasi kali ini datang dari Pak Buyung. Seorang penjual es ketan campur
dan kembng tahu yang sudah berjualan selama 46 tahun. Dari berjualan dengan berkeliling hingga memilih menetap di pinggir jalan sui jawi depan Mitra Mart.
Umur yang sudah memasuki 65 tahun tidak membuat Pak Buyung patah semangat dalam berjualan dengan pendapatan yang tidak menentu. Setiap hari, Ia membuka jualan pada pukulb9 pagi hingga sore. Seporsi ketan campur Ia hargai 10ribu rupiah.
Pak Buyung tinggal di Gg. Bukit seribu yang tidak jauh dari tempat lapak Ia berjualan, bersama istri dan sudah memiliki 3 cucu. Saat ditanya mengapa memilih berjualan ketan campur, Pak Buyung dengan tenang menjawab "yang bisa dilakukan bapak cuman ini dek, mudah, walaupun sekitaran jalan sui jawi banyak gak yang berjualan tapi rejeki setiap orangkan udah ade yang ngatur". Semangat bapak, semoga rezekinya dimudahkan 😇
#ketimbangngemis
#ketimbangngemisptk ----
Citizen journalism, liputan dari @lydslsblla - https://www.instagram.com/p/BmkUYmqHU6E/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=oyrezs6l01ip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar